Mie balap sudah menjadi situs budaya kuliner masyarakat Medan.

Hendar Prasetyo Berita Leave a Comment

Mie Balap, Sarapan Pagi Komunitas Ertiga   Mendeng
Komunitas Ertiga saat sarapan di Mie Balap Medan. (U-report)
VIVA.co.id – Mendengar kata “balap” sangat identik dengan kebut-kebutan dan balapan liar. Apalagi dikaitkan dengan komunitas otomotif, pasti pikiran negatif menyertai kita. Namun tidak dengan Komunitas Ertiga yang berburu mie balap untuk sekedar kopi darat dan sarapan bersama.
Mie balap sudah menjadi situs budaya kuliner masyarakat Sumatera Utara, khususnya di Kota Medan. Selama lebih dari tiga dekade, kedai milik Syafran Syahputra yang berada di Jl. Ayahanda Medan ini menyediakan kehangatan sarapan sederhana namun lezat dalam waktu singkat.
“Kenapa disebut mie balap? Mungkin karena masaknya ngebut kali ya, jadi kecepatan penyajian hidangan yang dipesan pembeli.“ kata Syafran, pemilik mie balap. “Menu yang tersedia hanya 3 variasi mi, yaitu kwetiaw, bihun, atau mi biasa.“ sambungnya. Begitu sederhananya hingga tidak ada pilihan isian. Dengan telur atau tanpa telur, itu saja.
Karena pemiliknya merupakan anggota komunitas Ertiga Club Indonesia (ERCI) Chapter Sumut, maka tak jarang kedai ini dijadikan ajang berkumpul para member ERCI untuk sekedar sarapan pagi. Disamping makanannya enak dan lezat, juga didukung lahan parkir yang luas.
“Ini mie balap Faidz namanya, tapi sekarang orang lebih mengenal dengan mie balap erci, rasanya enak dan lezat. Kami sering kopdar disini untuk sarapan bareng,“ ucap Elfina Niar, salah satu member ERCI.
Elfina menyebutkan, tidak hanya member ERCI Sumut saja yang, teman-teman dari komunitas ERCI yang diluar kota pasti singgah kesini untuk mencicipi mie balap jika mereka berkunjung ke medan, “Udah jadi tempat ngumpulnya para member ERCI lah disini, “ tandasnya.
sumber : viva.co.id
http://news.viva.co.id/news/read/578429-mie-balap–sarapan-pagi-komunitas-ertiga—mendeng

Leave a Reply